Cegah Korupsi, STISIPOL Mujahidin Buol Gelar Kuliah Tamu Pendidikan Anti Korupsi bersama Narasumber Insfektorat Kabupaten Buol

BUOL – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pencegahan korupsi, STISIPOL Mujahidin Buol menggelar Kuliah Tamu Pendidikan Anti Korupsi dengan menghadirkan narasumber dari Inspektorat Kabupaten Buol.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen STISIPOL Mujahidin Buol dalam membangun budaya akademik yang berintegritas sekaligus menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada mahasiswa sebagai calon intelektual dan generasi penerus bangsa.

Kuliah tamu berlangsung dalam suasana akademik yang interaktif. Mahasiswa mendapatkan pemahaman mengenai berbagai bentuk korupsi, faktor yang dapat mendorong terjadinya praktik korupsi, dampak korupsi terhadap pembangunan dan pelayanan publik, serta pentingnya membangun sikap integritas sejak berada di lingkungan perguruan tinggi.

Narasumber pada kegiatan Kuliah Tamu adalah Inspektur Daerah Kabupaten Buol Ibu Wahida, S.E., M.Ak., CGCAE juga sebagai kepala Inspektorat Kabupaten Buol menyampaikan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat pemerintah atau lembaga pengawasan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan civitas akademika.

Pada Kuliah Tamu juga di hadiri Ketua STISIPOL Mujahidin Buol Dr. Sri Yanti U.M. Armin, S.E., M.Si, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Drs. Rusli Dunggio, S.E., M.M, dosen Pengampuh Mata Kuliah Pendidikan Budaya Anti Korupsi Alhamid Baharuddin, S.H.,M.H dan Ahmad S. Morad, S.H., M.H. serta para dosen dan staf pegawai pada lingkungan STISIPOL Mujahidin Buol yang turut hadir pada kegiatan tersebut.

Pada kuliah tersebut Mahasiswa juga diajak untuk memahami bahwa pendidikan antikorupsi tidak sebatas mempelajari aturan dan sanksi hukum, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, seperti kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, transparansi, kepedulian, serta keberanian menolak berbagai bentuk penyimpangan.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait persoalan integritas, pengawasan, pelayanan publik, serta peran generasi muda dalam mencegah korupsi di lingkungan masyarakat dan pemerintahan.

Pihak STISIPOL Mujahidin Buol menegaskan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat pendidikan karakter mahasiswa. Sebagai perguruan tinggi yang memiliki perhatian terhadap bidang pemerintahan, administrasi publik, dan kehidupan sosial kemasyarakatan, mahasiswa perlu dibekali dengan pemahaman yang kuat mengenai tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Pencegahan korupsi harus dimulai dari membangun karakter dan integritas sejak dini. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian untuk menjaga nilai-nilai integritas.”

Melalui kuliah tamu ini, STISIPOL Mujahidin Buol berharap mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang ikut mendorong terciptanya budaya antikorupsi di lingkungan kampus, masyarakat, maupun dalam kehidupan pemerintahan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen STISIPOL Mujahidin Buol untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, etika, dan integritas mahasiswa. Cegah korupsi dari sekarang. Bangun integritas, jaga kejujuran, dan wujudkan generasi yang berkarakter serta bertanggung jawab. […]

Bagikan Postingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *