Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Strategis
Program Studi Ilmu Administrasi Negara
Visi
"Menjadi Program Studi Ilmu Administrasi Negara yang Unggul dalam pengembangan tata kelola pemerintahan, administrasi publik, dan pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal, teknologi informasi, serta berdaya saing di tingkat Nasional pada tahun 2035."
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran Ilmu Administrasi Negara yang berkualitas, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
- Melaksanakan penelitian di bidang administrasi publik, kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan daerah yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian permasalahan masyarakat.
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu administrasi negara dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
- Mengembangkan kerja sama dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, organisasi profesi, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Mengembangkan tata kelola program studi yang profesional, transparan, akuntabel, berbasis teknologi informasi, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika, integritas, dan budaya mutu.
Tujuan
- Menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, berintegritas, serta mampu beradaptasi terhadap perkembangan administrasi publik dan pemerintahan.
- Menghasilkan penelitian yang inovatif dan bermanfaat dalam pengembangan administrasi publik dan penyelesaian masalah pemerintahan daerah.
- Meningkatkan kontribusi program studi dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.
- Memperkuat jejaring kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat pada tingkat regional maupun nasional.
- Mewujudkan tata kelola program studi yang efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.
- Menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan sosial, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan literasi digital.
Sasaran Strategis
Bidang Pendidikan
- Terlaksananya kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
- Meningkatnya kualitas proses pembelajaran berbasis teknologi informasi.
- Meningkatnya kompetensi dosen melalui studi lanjut, sertifikasi, dan pelatihan.
- Meningkatnya rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan minimal 3,25.
- Masa studi rata-rata lulusan maksimal 4 tahun.
Bidang Penelitian
- Meningkatnya jumlah penelitian dosen dan mahasiswa setiap tahun.
- Meningkatnya publikasi ilmiah pada jurnal nasional dan internasional.
- Terbentuknya kelompok riset di bidang administrasi publik, kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, dan inovasi pelayanan publik.
Bidang Pengabdian kepada Masyarakat
- Meningkatnya kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis hasil penelitian.
- Terjalinnya kemitraan dengan pemerintah daerah, desa, dan lembaga masyarakat.
- Meningkatnya dampak program pengabdian terhadap kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa.
Bidang Kerjasama
- Bertambahnya kerja sama aktif dengan pemerintah, dunia usaha, organisasi profesi, dan perguruan tinggi.
- Meningkatnya implementasi program MBKM melalui magang, penelitian, pertukaran mahasiswa, dan proyek kemanusiaan.
Bidang Tata Kelola
- Terlaksananya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara berkelanjutan.
- Terwujudnya digitalisasi layanan akademik dan administrasi.
- Meningkatnya kepuasan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan pengguna lulusan.
Bidang Lulusan
- Tingkat kelulusan tepat waktu minimal 75%.
- Masa tunggu memperoleh pekerjaan maksimal 6 bulan.
- Minimal 80% lulusan bekerja sesuai bidang kompetensi atau melanjutkan studi.
- Meningkatnya jumlah lulusan yang menjadi aparatur pemerintah, tenaga profesional administrasi publik, peneliti, konsultan kebijakan, maupun wirausahawan sosial.